Bening
Semalam aku larut dalam kantuk
lelap dalam mimpi
menebar di atas awan
langit biru dan putih
laut begitu menghampar
bening
saat adzan berkumandang
getar hapeku meretas buaiku
dia menyapaku dengan belai sayang
“bangun kasihku, adzan sudah menggema
mari kita menghadap DIA
sambil berdo’a
meminta apa yang kita cita-citakan”
“bangun kasihku hari menjelang siang
mari kita gapai esok
hari ini jadikan awal semuanya
untuk melangkah kedepan”
“bangun sayangku matahari mulai meniggi
tinggikan cita-citamu
meraih hari esok”
aku tersentak
dalam kebeningan cintanya dalam peluknya
29 Juni 2008 pada 23:28
waaah such a very lovely poems
***
desty : kadang ia membuat kita “lebih” hidup sampai bisa buat syair… he he
30 Juni 2008 pada 03:21
…….Semalam aku larut dalam kantuk
lelap dalam mimpi
menebar di atas awan
langit biru dan putih
laut begitu menghampar
bening
saat adzan berkumandang…….
kok nggak nyambung ya ??
malam kok tiba2 siang ??….hehe
salam kenal aja mbak
nice blog..
***
desty : Nggak nyambung, sambungin pake tali aja ya…! Salam kenal kembali!
30 Juni 2008 pada 06:46
semakin dalam aku menelusuri bercak² tulisan mu,, semakin tahu juga smakin berkilaunya dirimu…
keren gak… he,,he,,.
***
desty : wah, bercak2…. bisa ditelusuri. Hebat kamu
10 Juli 2008 pada 02:46
Saat Engkau Bercinta dan Larut dengan RabbMu……….
Tolong Do’akan SaudaraMu Yang Sedang Gundah Gulana agar selalu diberikan kekuatan dan ketabahan,Keihlasan.
Dan keputusan-keputusan apapun yang diambil saudaraMu diRidhoi ILLAH, Rabb Yang Maha Sempurna, Maha Mengetahui hati-hati setiap umatnya,Hanya DIA yang bisa membolak-balikkan hati manusia.
Yaa Allah ……..
Aq Beriktstifar kepadaMu “ASTAGFIRLLAH”